10 Penyakit Kronis di Usia Muda, dan Cara Mencegahnya!


Meski tidak semua, tapi ada kecenderungan anak muda zaman now terkadang kurang perhatian terhadap kesehatannya. Mulai dari kurang menjaga konsumsi makanan yang sehat, jarang berolahraga, merokok hingga acuh untuk memeriksakan kondisi kesehatan tubuhnya. Hal itulah yang menjadi penyebab mengapa saat ini banyak mereka yang masih berusia muda tetapi sudah terserang penyakit kronis.

Penyakit kronis biasanya baru akan menyerang ketika di usia tua. Namun beberapa tahun belakangan, makin banyak didapati kasus anak muda yang menderita penyakit kronis bahkan hingga mengakibatkan kematian.

Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 ada beberapa jenis penyakit kronis yang mulai diderita di usia muda. Diantaranya yaitu 25,8 persen total kasus hipertensi nasional, 5,3% di antaranya terjadi di usia 15–17 tahun. Data lain menunjukkan 5,9% remaja di Indonesia berumur 15–24 tahun sudah mengidap asma. Bahkan kasus diabetes pada anak di bawah 18 tahun mengalami peningkatan yang sangat tinggi, mencapai 500%, dalam lima tahun terakhir. Masih dari data Riskesdas 2013, penyakit kronis menyebabkan 71 persen dari total kematian.

Jadi, penting untuk mewaspadai ancaman beberapa penyakit kronis yang bisa menyerang saat usia muda. Berikut ini beberapa diantaranya :

1. Penyakit Jantung

Penyakit jantung sebelumnya banyak diderita ketika usia 50- 60 tahun ke atas. Tapi beberapa tahun belakangan ini banyak terjadi kasus meninggal di usia mudah akibat serangan jantung. Secara umum serangan jantung disebabkan karena aliran darah ke jantung turun secara drastis atau berhenti sama sekali. Ini karena tersumbatnya saluran atau pembuluh darah yang terhubung ke jantung.

Salah satu faktor yang bisa mengakibatkan sakit jantung yaitu akibat merokok dan banyak mengonsumsi makanan dengan kolestrol tinggi. Jadi untuk mencegahnya, hidari rokok dan makan berlemak jahat maupun bergaram, serta perbanyak konsumsi ikan yang banyak mengandung asam lemak omega 3. Asam lemak ini baik untuk jantung dan pembuluh darah. Ditambah rutin berolahraga dan hindari stress.

2. Kanker

Sama seperti penyakit jantung yang kini banyak menyerang di usia muda, kanker juga menjadi penyakit yang penderitanya banyak masih terbilang muda. Padahal selama ini banyak yang menganggap kanker baru akan diderita ketika usia tua. Kanker di usia muda disebabkan banyak faktor, tapi yang paling berpengaruh karena pola hidup, seperti banyak mengonsumsi makanan kurang sehat dan jarang berolahraga.

Ada beberapa jenis kanker yang bisa menyerang di usia muda. Salah satunya yang banyak diderita yaitu kanker payudara. Penyakit ini biasanya diawali dengan adanya benjolan di payudara. Benjolan ini bisa berubah menjadi tumor, dan jika sudah ganas maka itu berarti sudah menjadi kanker payudara.

Bagi kaum wanita, untuk menghindari kanker payudara disarankan untuk banyak mengkonsumsi sayuran dan buah untuk mencegah tumbunnya benjolan di sekitar payudara yang bisa mengakibatkan kanker. Karotenoid yang memberikan warna merah, kuning dan oranye pada buah serta hijau pada sayuran bisa menangkal kanker payudara. Selain itu deteksi dini juga penting dilakukan dengan sering-sering meraba adanya benjolan.

3. Stroke

Stroke selama ini sering diderita para orang tua. Tapi kini juga mulai diderita mereka yang berusia sekitar 20–30 tahun. Stroke menduduki peringkat 3 penyebab kematian setelah penyakit jantung dan kanker. Stroke terjadi akibat pasokan darah ke otak terhenti karena adanya penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Kini stroke juga bisa diderita oleh mereka yang berusia muda. Ini diakibatkan tak bisa menjaga pola makan sehat, merokok, minum alkohol dan kurang berolahraga. Stroke juga bisa terjadi karena memiliki tekanan darah tinggi, kegemukan, diabetes dan jantung.

Untuk mencegah stroke, bisa dilakukan dengan menjaga pola makan. Jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan asin dan berlemak yang dapat meningkatkan jumlah kolesterol dalam darah dan risiko menimbulkan hipertensi. Selain itu juga rutin berolahraga, jangan merokok, dan jangan minum minuman berakohol.

4. Diabetes

Diabetes merupakan kondisi saat kadar gula di dalam tubuh meningkat sangat tinggi. Sebenarnya tubuh manusia membutuhkan gula (glukosa) sebagai salah satu sumber energy dan agar tubuh bisa berfungsi dengan normal. Kadar gula di dalam tubuh dikendalikan oleh hormon insulin. Apabila tubuh kekurangan insulin, maka kadar gula darah akan meningkat drastis.

Diabetes bisa diakibatkan karena faktor keturunan atau bawaan dari lahir, dan ini disebut dengan diabetes tipe 1. Tapia da juga diabetes tipe 2 yang diakibatkan karena konsumsi berlebihan makan atau minuman yang mengandung gula. Agar terhindar dari diabetes bisa dilakukan dengan menjaga pola makan, yakni pola makan seimbang dan rendah kalori. Selain itu olahraga teratur serta tidak mengkonsumsi alkohol dan rokok.

5. Asam Urat

Asam urat adalah penyakit pengkristalan asam urat yang ada di tubuh. Penyakit ini biasanya diderita orang tua dalam rentang usia 50–60 tahun. Namun kini, dapat menyerang seseorang yang di usia 20 tahunan. Asam urat disebabkan oleh berbagai macam faktor, terutama faktor makanan. Seseorang yang menderita obesitas, sering mengonsumsi alkohol, juga mempunyai risiko menderita asam urat yang lebih tinggi. Selain itu diet ekstrem yang membuat berat badan turun secara singkat dan dramatis juga bisa meningkatkan risiko asam urat.

Asam urat bisa diatasi dengan menjaga pola makan dan pola hidup yang lebih sehat. Mengonsumsi makanan sehat, melakukan olahraga secara teratur. Selain itu lakukan diet sehat agar terhindar dari obesitas.

6. Osteoporosis

Osteoporosis adalah kondisi tulang yang berkurang kepadatannya sehingga membuat tulang menjadi keropos. Penyakit Osteoporosis biasanya ditandai dengan gejala seperti sakit punggung, postur badan membungkuk, mudah cedera dan lainnya. Penyakit ini diakibatkan karena kurangnya asupan kalsium dan kekurangan vitamin D. Di usia muda sebenarnya kekuatan tulang masih terjaga, namun karena tidak dijaga dengan pola hidup yang memerkuat tulang seperti minum susu atau berolahraga, maka potensi terkena Osteoporosis di usia muda makin tinggi.

Untuk mencegah penyakit ini, konsumsi banyak kalsium pada susu serta perbanyak vitamin D. Selain itu, jauhi rokok dan minuman beralkohol. Serta olahraga teratur, karena otot yang kuat akan membantu rangka tubuh dalam menopang berat badan.

7. Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal diakibatkan karena pembentukan materi keras menyerupai batu di dalam ginjal. Batu ginjal terbentuk dari limbah dalam darah yang membentuk kristal keras menyerupai bentuk batu dan menumpuk di ginjal. Dan ini bisa mengakibarkan rasa nyeri di organ ginjal.

Lagi-lagi pola hidup yang kurang sehat menjadi penyebab penyakit ini. Batu ginjal bisa terjadi karena kurang minum, banyak mengonsumsi makanan dengan kadar garam tinggi, kurang gerak dan lainnya. Dan kebiasaan ini sering dilakukan oleh anak muda zaman sekarang, terlebih lagi di era penggunaan gadget belakangan ini.

Untuk mencegah batu ginjal, caranya dengan perbanyak minum air putih, kurangi asuman garam, batasi asupan protein hewani (seperti telur, jeroan, seafood, dan susu serta produk susu) dan menjaga berat badan.

8. Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi dikenal sebagai penyakit yang diderita orang berusia lanjut. Risiko hipertensi semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Namun kenyataannya, kasus hipertensi di usia muda kini banyak ditemukan. Penyebab hipertensi bisa berasal dari faktor genetik, tubuh yang obesitas, kurang berolahraga, hingga kebiasaan makan makanan yang tinggi garam. Hipertensi bisa dicegah dengan cara menjaga berat badan ideal, berolahraga secara rutin, kurangi garam, jangan konsumsi alkohol dan jangan merokok.

9. Radang Sendi

Radang sendi (artritis) merupakan penyakit akibat peradangan (inflamasi) dalam satu atau beberapa sendi. Radang sendi biasanya memiliki gejala nyeri sendi. Selain nyeri, gejala dari radang sendi bisa berupa bengkak, kemerahan, rasa hangat pada sendi, gerakan sendi terbatas, dan otot sendi mengecil (kekuatannya menurun). Radang sendi juga bisa membuat sendi menjadi kaku dan sulit digerakkan.

Penyakit ini sebenarnya lebih sering dialami orang di usia lanjut, tapi belakangan juga bisa diderita anak muda. Dalam beberapa kasus, radang sendi yang terjadi di usia muda biasanya karena cedera. Selain itu, penyebab lain radang sendi di usia muda karena obesitas dan gaya hidup tak sehat. Faktor genetik juga bisa memicu penyakit ini.

Untuk mengatasi radang sendi bisa dilakukan dengan cara hindari gerakan yang memperberat sendi, minum suplemen penguat sendi, redakan nyeri sendi dengan obat yang tepat, terus bergerak aktif untuk menurunkan berat badan dan menjaga gaya hidup sehat.

10. Alzheimer

Alzheimer adalah penyakit pada organ otak yang mengakibatkan penurunan daya ingat, kemampuan berpikir dan bicara, serta perubahan perilaku secara bertahap. Kondisi ini banyak ditemukan pada orang-orang di atas 65 tahun. Tapi saat ini alzheimer juga bisa dialami orang berusia 40-an.

Hingga saat ini, penyakit Alzheimer belum diketahui penyebab secara pasti. Namun, penelitian terbaru menyebutkan Alzheimer diakibatkan pengendapan protein di dalam otak yang menghalangi asupan nutrisi ke sel-sel otak, sehingga sel otak menjadi rusak. Hal ini menyebabkan koordinasi antarsaraf otak menjadi terganggu. Kondisi ini bisa berbahaya, karena lama-kelamaan sel otak akan mati, beberapa bagian otak akan menyusut, terutama yang mengatur memori.

Mereka yang pikiran dan fisiknya selalu aktif dan suka bersosialisasi, tidak akan mudah terkena penyakit Alzheimer. Oleh karena itu, risiko terkena Alzheimer bisa dihindari dengan cara melakukan hal-hal menyenangkan yang dapat menstimulasi gerak tubuh dan pikiran.

Bagi Anda yang ingin rutin melakukan perawatan atau cek kesehatan dari rumah, bisa memanfaatkan layanan home care indobio. anda bisa wa di 08563621181 atau klik di halaman chat whatsapps melalui aplikasi Android dan iOS di smartphone.

sumber Homecare24 id


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Facebook

Bisnis Syariah & Sedekah

Featured post

Gejala Penyakit Liver Hepatitis B, Penyebab,Pengobatan dan Pencegahan

Hepatitis B dan C merupakan penyakit liver yang paling banyak ditemukan. Penyakit Hepatitis B adalah infeksi serius pada hati yang disebab...

Popular Posts

FOLLOW TELEGRAM