Tampilkan postingan dengan label herbal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label herbal. Tampilkan semua postingan

B-HYPERT


POM TR 183320591

Komposisi: Allium Sativum, Imperata Cylindrica, Centella Asiatica, Coriandrum Sativum L.

Manfaat:

Mengurangi keluhan sakit hipertensi.
Mengurangi keluhan sakit stroke, penyumbatan pembuluh darah.
Antioksidan yang hebat.
Melancarkan sirkulasi darah.
Share:

INDOBIO SYNBIOTIC PRODUK

Indobio merupakan produk berbahan herbal pilihan dan berkualitas yang  diproses dalam  pembuatannya menggunakan teknologi mutakhir, sehingga mudah diserap oleh tubuh

Produk-produk kesehatan Indobio memiliki kandungan nutrisi yang lengkap dan seimbang serta merupakan makanan fungsional yang dapat membantu mencegah infeksi patogen. Oleh karena itu, dengan kandungan nutrisi yang lengkap dan seimbang, produk-produk herbal Indobio mampu meningkatkan sistem immunitas guna menopang daya tahan tubuh.

Sekilas tentang INDOBIO produsen dan pemasok produk-produk herbal berbahan dasar organisme berteknologi dari dalam negeri Indonesia
INDOBIO = INDO-BIO
INDO = Indonesia
BIO = Kehidupan atau Organisme yang Hidup.

Jadi INDOBIO adalah produk herbal berteknologi modern dengan organisme hidup berasal dari dalam negeri sendiri Indonesia, yang diformulasikan untuk bisa dimanfaatkan bagi kehidupan yang jauh lebih baik bagi alam semesta terlebih khususnya manusia.

Produk-produk kesehatan dari Indobio merupakan sebuah inovasi termutakhir dari putra-putri terbaik bangsa yang bertujuan membantu meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan ummat. Lebih jauh produk alami yang berbasiskan teknologi modern tersebut menjadi mitra instansi terkait dalam memajukan kehidupan masyarakat (ekonomi dan kesehatan) Indonesia.

Manfaat Indobio
Mengandung nutri tinggi.
Kandungan herb yang mudah diserap oleh tubuh.
Membantu dalam penyembuhan beberapa macam penyakit
Membantu menambah kekebalan tubuh
Membantu meningkatkan daya ingat dan kecerdasan
Membantu menjaga kesehatan fungsi pernafasan.
Membantu mengatasi penyakit kulit, eksim, alergi
Membantu meremajakan kulit, menambah nafsu makan
Membantu mengatasi masalah pencernaan, wasir/ambeien
Membantu mengatasi tumor serta kanker, kista, mioma, benjolan
Membantu mengatasi sariawan, maag dan sebagainya.

Keunggulan Indobio 
Ada beberapa hal yang membedakan Indobio dengan produk lain, yaitu:

Mengandung nutrisi tinggi.
Kandungan herba berbentuk gugus molekul rantai panjang sudah diubah menjadi gugus molekul sederhana 
sehingga sangat mudah diserap oleh tubuh.
Diperkaya aneka herbal spesifik sesuai peruntukannya.
Dari bahan herbal pilihan yang terbebas dari kandungan pestisida.
Share:

B-GASPER


POM TR 183321731

Komposisi: Andrographidis Paniculata, Cassia Angustifolia, Phoenix Dacatalyfera L, Curcuma Xanthorizha.

Manfaat:

Mengurangi keluhan sakit hepatitis.
Memelihara fungsi hati.
Anti inflamasi.
Share:

B-DEURIC


POM TR 183320411

Komposisi: Morinda Citrifolia, Apium Graveolens L, Centella Asiatica, Zingiber Officinale.

Manfaat:

Mengurangi keluhan sakit asam urat, gout infeksi persendian, dll.
Melancarkan sirkulasi darah.
Imunitas.
Antioksidan yang hebat.
Share:

B-IMUNE




POM TR 193 635 121


B-Imune adalah produk colaboratif dari satu formula unik hasil olah pikir para ahli herba, nutrisi, farmasi dan ahli microbakteriologi. B-Imune menjadi jawaban baru dalam dunia suplemen dan pengobatan saat ini. Konsorsium microbiota probiotik telah diadaptasi bersama lingkungan dan makanannya yang disebut prebiotic menjadi sentuhan teknologi microbial B-IMUNE.

Kehadiran B-Imune dengan sentuhan formula berteknologi menjawab tantangan dunia saat ini yang serba cerdas, sederhana, dinamis dan solutif. Didukung dengan hasil riset semua bahan baku B-Imune semakin meningkatkan kepercayaan dan harapan bagi semua.



Komposisi:
Air kelapa (Cocus nucifer)
Madu (Apis mellifera)
Jintan Hitam (Nigella sativa)
Mengkudu (Morinda citrifolia)
Daun Kelor (Moringa oelifera)

Kombinasi unik dari 5 bahan alami tersebut di atas yang diperkuat dengan sentuhan teknologi microbial imune semakin memperkuat khasiat B-Imune dalam membantu memelihara kesehatan tubuh secara menyeluruh termasuk kesehatan imun. Di dalam tubuh yang sehat terdapat imun sehat. B-Imun didesain secara seksama penuh ketelitian sehingga khasiatnya cepat dirasakan. Bermasalah dengan sistem imun selama ini, B-Imune solusinya.

*Pelihara Imun dengan B-IMUNE Indobio*

Perubahan cuaca? Perjalanan jauh? Badan mulai terasa tidak enak? Orang sekitar Anda batuk-batuk, bersin-bersin, pilek, atau ketiganya sekaligus? Jaga daya tahan tubuh (imunitas) Anda dan jauhkan diri dari virus, kuman dan bakteri dengan B-Imune. Saat Anda sedang sakit, B-Imune juga akan membantu proses pemulihan lebih cepat. Mulailah hidup sehat dengan perkuat sistem imun tubuh Anda bersama B-Imune Indobio
Share:

B-PULMO


POM TR 183320461

Komposisi: Centella Asiatica, Zingiber Officinale, Kaemfaria Galanga.

Manfaat:

Mengurangi keluhan sakit infeksi paru-paru, bronkitis, asma, sesak nafas, pneumonia, dll.
Imunitas.
Anti-inflamasi.
Antioksidan yang hebat.
Share:

Apa Indobio Synbiotic ?

Indobio adalah gabungan Probiotik + Prebiotik dan memiliki manfaat :
-Membersihkan dan memperbaiki pencernaan
-Membuang racun dan membersihkan saluran darah
-Mengontrol kolestrol dan kadar gula
-Memperkuat serta mencegah penyaki pada hati dan organ dalam lainnya
-Mencegah alergi dan penyakit akibat penurunan imunitas
-Mencegah infeksi virus / bakteri pathogen (kuman penyakit) di dalam dan luar tubuh
-Mencegah radang di dalam dan di luar tubuh
-Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit
-Mendorong fungsi penyerapan gizi dan vitamin ,serta mengontrol berat badan
-Mengoptimalkan fungsi obat,terutama obat herbal
-Memperbaiki metabolisme dan regeberasi sel,mematikan sel jahat (antikanker)

Manfaat  Probiotik + Prebiotik sangat luas karena racun dalam limbah berbahaya di bersihkan dari tubuh ,di sertakan dengan meningkatkan stamina,imunitas dan daya tahan tubuh.
Sehingga tubuh mampu menyehatkan dirinya sendiri dengan tepat dan cepat.

Kenapa Reaksi pengobatan produk indobio synbiotic sangat cepat ?
Karena tidak ada pengolahan di dalam usus 12 jari...
dan tentunya sangat aman dan tidak ada efek samping berlebih.

Manfaat Bagi Kesehatan 
In Syaa Allaah Membantu Mengatasi dan Pencegahan :
Darah tinggi
Darah rendah
Asam Urat
Diabetes
Lever
Kanker
Hepatitis
Kista
Kolestrol
Sirosis
Stroke
Asma
Batuk Rejan (batuk kering ,batuk berdahak)
Rematik
Batu Ginjal
Cacar Air
Kesuburan
Maag
Obesitas
Typus
Gondok
Ambeien
Alergi
Sembelit
Stamina
Lupus
Asam lambung
Tukak Lambung
DlL...

Untuk KUMUR :
Sariawan
Sakit gigi
Bau mulut
Karang gigi
Radang tenggorokan
Panas dalam
Amandel dll.

Untuk TETES :
Mata Minus,Plus atau Silinder
Katarak
Syaraf mata
Tetes telinga
Sinusis (Untuk Tetes hidung)
Gurah 
Luka Gores
Luka Bakar
Gigitan Hewan berbisa
Eksim
Herpes
Dompo
Kutu Air
Jerawat
Luka pada Diabetes
Menghentikan pendarahan pada luka
Tersiram air panas DlL...
Share:

B-TUMERE


POM TR 183322361

Komposisi: Loranthus Loranthaceae, Centella Asiatica, Curcuma Zeodaria, Myrmecodia.

Manfaat:

Mengurangi keluhan sakit kanker dan tumor.
Anti-neoplastik.
Meningkatkan kekebalan tubuh (imunitas).
Antioksidan yang hebat.
Share:

11 tahun tidak bisa apa-apa.

Ahamdulillah dengan wasilah indobio, 11 tahun g bisa apa-apa,dalam 15 hari konsumsi produk indobio sudah bisa duduk dan makan sendiri atas izin NYA ..


B - Elzeim + B - Imune
Share:

HERPES dan Pengobatan

Herpes merupakan nama kelompok virus herpesviridae yang dapat menginfeksi manusia. Infeksi virus herpes dapat ditandai dengan munculnya lepuhan kulit dan kulit kering. Jenis virus herpes yang paling terkenal adalah herpes simplex virus atau HSV. Herpes simplex dapat menyebabkan infeksi pada daerah mulut, wajah, dan kelamin (herpes genitalia).

Pembagian kelompok virus herpesviridae adalah sebagai berikut:

Alfa herpesvirus. Kelompok virus ini memiliki siklus hidup untuk menggandakan diri yang pendek, serta berpotensi menjadi tersembunyi dan infeksi muncul kembali (infeksi laten) di sel saraf. Contoh alfa herpesvirus adalah HSV tipe 1 dan 2, serta virus varicella-zoster.
Beta herpesvirus. Kelompok virus ini memiliki siklus hidup untuk menggandakan diri yang panjang dan infeksi virus ini berjalan lambat dalam tubuh manusia. Contoh beta herpesvirus adalah cytomegalovirus, serta herpesvirus 6 dan 7.
Gamma herpesvirus. Contohnya adalah Epstein-Barr virus dan human herpesvirus 8.
Tahapan Infeksi Herpes
Infeksi herpes yang muncul biasanya terjadi dalam beberapa tahapan. Rincian tahapan infeksi herpes adalah sebagai berikut:

Stadium primer. Stadium primer terjadi pada hari kedua hingga kedelapan setelah terjadinya infeksi herpes. Gejala yang muncul adalah blister (kulit yang melepuh) berukuran kecil, namun menyakitkan. Blister biasanya berisi cairan berwarna bening atau keruh, dan dapat pecah serta menimbulkan luka terbuka. Daerah di sekitar blister akan berwarna kemerahan.
Stadium laten. Pada stadium ini, gejala herpes seperti blister dan koreng akan mereda. Tetapi pada stadium ini, sebetulnya virus sedang menyebar ke saraf dekat saraf tulang belakang melalui kulit.
Stadium peluruhan. Pada stadium ini, virus mulai berkembang biak pada ujung-ujung saraf organ tubuh. Jika ujung saraf yang terinfeksi terletak pada organ tubuh yang menghasilkan cairan, seperti testis atau vagina, virus herpes dapat terkandung dalam cairan tubuh seperti semen dan lendir Biasanya tidak terjadi gejala yang terlihat, namun sebenarnya sedang terjadi perkembangbiakan virus di dalam tubuh.
Stadium rekurensi (muncul kembali). Pada stadium ini, blister pada kulit yang terjadi di stadium pertama dapat muncul kembali. Biasanya tidak separah lepuhan dan koreng yang sebelumnya. Gejala yang umumnya muncul pada stadium rekurensi ini adalah gatal, kesemutan, dan nyeri di daerah yang terkena infeksi pada stadium pertama.


Virus Penyebab dan Gejala Herpes

HSV 1

Herpes simplex virus tipe 1 (HSV 1) merupakan virus yang dapat menyebar dengan cepat, dan umumnya menyebabkan herpes oral (mulut). Akan tetapi HSV 1 juga dapat menyebabkan terjadinya herpes kelamin (genital) jika menyebar dari mulut ke alat kelamin pada saat melakukan hubungan seksual melalui oral. HSV 1 dapat menular melalui kontak langsung sederhana dari penderita herpes ke orang yang sehat. Contohnya adalah lewat berciuman (termasuk saat mencium bayi), berbagai pakai peralatan makan atau lipstik dan kosmetik. HSV 1 bahkan dapat ditularkan dari seseorang yang mengalami infeksi HSV 1 namun tanpa gejala.

Gejala yang dapat ditimbulkan oleh infeksi HSV 1 atau herpes oral adalah:

Diawali dengan demam, nyeri otot, dan lemas.
Muncul rasa nyeri, gatal, rasa terbakar atau ditusuk pada tempat infeksi.
Kemudian timbul blister, yaitu lesi kulit seperti melepuh yang pecah dan mengering dalam beberapa hari.
Blister yang pecah tersebut mengakibatkan luka dengan rasa nyeri. Bila terjadi di mulut, bisa mengganggu makan.

HSV 2

Herpes simplex virus tipe 2 (HSV 2) merupakan penyebab penyakit herpes genital. Virus ini menyebar melalui kontak dengan luka pada penderita herpes, misalnya saat hubungan seksual. Selain itu, HSV 2 juga dapat ditularkan dari ibu kepada bayinya pada saat persalinan.

Baik HSV 1 maupun HSV 2 dapat menjadi infeksi laten di sel saraf dan berisiko muncul kembali saat seseorang mengalami demam, cedera, stres, dan menstruasi. HSV 2 sendiri dapat lebih mudah menginfeksi seseorang jika:

Berjenis kelamin perempuan.
Bergonta-ganti pasangan seksual.
Memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah.
Sedang mengalami penyakit menular seksual selain herpes.
Melakukan hubungan seksual di usia muda.


Beberapa gejala yang umumnya muncul pada penderita herpes genital, antara lain:
Gatal.
Sakit pada saat buang air kecil.
Keluarnya cairan dari vagina.
Munculnya benjolan di selangkangan.
Munculnya koreng yang menyakitkan pada kemaluan, pantat, anus, atau paha.
Pada pria, herpes dapat menyebabkan kulit penis kering, perih, dan gatal.


VZV

Varicella-zoster virus (VZV) merupakan virus kelompok alfa herpesviridae yang menjadi penyebab cacar air dan cacar ular (herpes zoster). Cacar air terjadi ketika virus varicella-zoster menginfeksi seorang anak pertama kali. Sedangkan herpes zoster terjadi ketika cacar air yang diderita seseorang sudah sembuh namun di tubuh orang tersebut masih ada virus varicella-zoster yang bersifat laten dan muncul kembali.

VZV utamanya menular melalui kontak langsung dengan penderita cacar air. Virus ini dapat menimbulkan bintil pada kulit penderita (vesikel) yang berisi cairan dan dapat menjadi perantara penularan virus. Selain itu, VZV juga dapat menular melalui percikan ludah, yaitu pada saat penderita cacar air bersin atau batuk.

Seseorang lebih mudah terkena infeksi virus varicella-zoster jika:

Berusia di bawah 12 tahun.
Mengalami permasalahan sistem imun, baik akibat penyakit maupun obat-obatan.
Pernah mengalami kontak langsung dengan penderita cacar air.
Bekerja atau beraktivitas di sekolah atau fasilitas khusus anak-anak.
Tinggal bersama anak-anak.
Jika seseorang pernah mengalami cacar air sebelumnya dan sembuh, risiko orang tersebut untuk mengalami cacar air kembali berkurang karena adanya kekebalan. Kekebalan tubuh terhadap virus varicella-zoster juga dapat diperoleh melalui vaksinasi. Seorang ibu hamil yang memiliki kekebalan terhadap VZV dapat memberikan kekebalannya kepada janin melalui transfer antibodi. Kekebalan janin yang diperoleh dengan cara tersebut dapat bertahan sekitar 3 bulan sejak lahir.

Herpes zoster dapat terjadi pada siapa saja yang pernah mengalami cacar air. Akan tetapi seseorang dapat lebih mudah terkena herpes zoster jika:

Berusia 60 tahun ke atas.
Sedang menjalani pengobatan kemoterapi atau radioterapi.
Sedang menjalani pengobatan yang dapat memengaruhi atau melemahkan sistem imun (imunosupresan).
Menderita penyakit yang dapat melemahkan sistem imun seperti HIV/AIDS atau kanker.
Gejala cacar air dimulai dengan ruam kulit berisi cairan (vesikel) yang terasa gatal. Vesikel yang muncul dapat diikuti dengan adanya gejala lain, seperti demam, hilangnya nafsu makan dan sakit kepala. Virus tersebut sudah berada di dalam tubuh penderita selama 7-21 hari sebelum dapat menimbulkan ruam dan gejala lainnya. Penderita sudah dapat menularkan virus varicella-zoster ke orang lain sejak 48 jam sebelum munculnya ruam.

Jika penderita cacar air yang sudah sembuh kemudian mengalami herpes zoster, gejala yang muncul biasanya berupa rasa nyeri dan panas pada kulit di salah satu sisi bagian tubuh, sesuai dengan penjalaran saraf tempat VZV bersembunyi. Nyeri dan panas di bagian tersebut akan diikuti dengan munculnya ruam kemerahan, membentuk lepuhan (blister) berisi air dan gatal.

Diagnosis Herpes
Herpes dapat didiagnosis melalui pemeriksaan fisik. Pada pemeriksaan fisik, dokter akan mengecek koreng yang terbentuk akibat herpes serta menanyakan gejala yang muncul pada pasien. Selain itu, untuk membantu diagnosis herpes agar lebih akurat, dapat dilakukan pemeriksaan tambahan, seperti:

Kultur virus herpes simplex. Kultur virus herpes bertujuan untuk mendiagnosis adanya virus herpes. Kultur virus herpes dilakukan dengan cara mengusap area kulit atau genital yang terinfeksi, mengambil cairan genital atau cairan tubuh lainnya yang diduga mengalami herpes untuk kemudian diperiksa di laboratorium.
Tes antibodi. Tes antibodi spesifik virus HSV 1 dan HSV 2 dapat dilakukan untuk mendeteksi adanya infeksi primer herpes, namun tidak dapat mendeteksi infeksi herpes rekuren. Tes antibodi dilakukan dengan mengambil sampel darah dari tubuh, kemudian dianalisis di lab untuk dicek keberadaan antibodi spesifik HSV 1 ataupun HSV 2. Perlu diingat bahwa tubuh memerlukan waktu sekitar 12-16 minggu untuk membentuk antibodi anti HSV 1 atau HSV 2, setelah virus HSV masuk ke dalam tubuh pertama kali. Tes antibodi HSV 1 dan HSV 2 sangat membantu diagnosis, terutama jika pasien tidak mengalami koreng atau pelepuhan pada kulit.

Pengobatan Herpes
Fokus pengobatan herpes adalah untuk menghilangkan blister, serta untuk mencegah penyebaran herpes, meskipun koreng dan lepuhan akibat herpes dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus. Selain itu, pemberian obat-obatan antivirus juga dapat mengurangi komplikasi akibat herpes. 

INDOBIO produk B- IMMUNE bisa membantu pengobatan HERPES dengan cepat.

ada alternatif Beberapa obat-obatan antivirus yang dapat digunakan, antara lain adalah:

Acyclovir.
Valacyclovir.
Famciclovir.

Untuk mengurangi nyeri yang ditimbulkan oleh herpes, tips-tips berikut ini dapat dilakukan selama masa penyembuhan herpes, antara lain yaitu:

Mengonsumsi paracetamol atau ibuprofen sebagai obat pereda nyeri.
Mandi dengan menggunakan air suam
Kompres dengan air hangat atau atau air dingin pada kulit yang terkena.
Menggunakan pakaian dalam berbahan katun.
Menggunakan pakaian longgar.
Menjaga area koreng tetap kering dan bersih.
Khusus ibu hamil, jika sedang atau pernah menderita herpes genital harus berkonsultasi dengan dokter. Virus herpes dapat menular dari ibu kepada bayi selama masa persalinan, terutama ketika sedang infeksi aktif, serta dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya bagi bayi. Jika ibu hamil diketahui sedang atau pernah menderita herpes, diskusikan dengan doker mengenai kemungkinan melahirkan bayi secara operasi Caesar.

Komplikasi Herpes
Herpes simplex jarang menimbulkan komplikasi serius pada penderita. Herpes simplex dapat menimbulkan komplikasi, terutama jika penderita juga menderita infeksi HIV. Penderita herpes simplex yang juga menderita HIV biasanya menderita gejala herpes yang lebih parah dan lebih sering kambuh. Beberapa komplikasi yang jarang, namun serius, yang dapat ditimbulkan oleh herpes simplex adalah:

Penyebaran infeksi ke bagian tubuh lain.
Radang otak dan selaputnya.
Radang paru-paru.
Hepatitis.
Esofagitis.
Kematian jaringan retina mata.
Komplikasi dari infeksi virus varicella-zoster tidak selalu terjadi pada penderita cacar air. Komplikasi seringkali terjadi pada anak-anak, lansia, wanita hamil, dan orang yang kekebalan tubuhnya lemah. Beberapa komplikasi yang dapat terjadi akibat cacar air adalah:

Ruam menyebar ke bagian mata.
Ruam yang diikuti oleh sesak napas dan sakit kepala.
Ruam yang diikuti dengan infeksi bakteri sekunder pada daerah tersebut.
Herpes zoster dapat menimbulkan komplikasi antara lain:

Post herpetic neuralgia. Nyeri yang masih dirasakan walaupun lesi pada kulit sudah menghilang.
Infeksi bakteri. Infeksi bakteri dapat pada lokasi ruam akibat herpes, yang sering menimbulkan gejala seperti kulit kemerahan, pembengkakan dan hangat jika disentuh.
Nyeri dan ruam pada mata. Ruam akibat herpes zoster yang penjalarannya di sekitar mata dapat menginfeksi mata. Ruam di daerah ini membutuhkan terapi antivirus yang lebih lama dan berisiko menimbulkan kerusakan mata permanen.
Sindrom Ramsay-Hunt. Sindrom Ramsay-Hunt dapat terjadi sebagai komplikasi dari herpes zoster. Gejala Sindrom Ramsay-Hunt antara lain adalah kehilangan pendengaran, pusing, nyeri di salah satu telinga dan kehilangan kemampuan mengecap rasa pada lidah.
Jika komplikasi tersebut muncul, hendaknya segera diperiksakan ke dokter. Komplikasi virus varicella-zoster dapat berbahaya terutama jika terjadi pada wanita hamil. Jika wanita hamil menderita infeksi virus varicella-zoster, janin yang dikandungnya dapat mengalami kelainan bawaan, seperti:

Kelainan mata dan masalah penglihatan lainnya.
Disabilitas intelektual (retardasi mental).
Pertumbuhan yang lambat.
Kepala yang berukuran lebih kecil dari ukuran normal.
Pencegahan Herpes
Untuk mencegah penyebaran virus herpes ke orang lain, dapat dilakukan langkah-langkah berikut ini:

Menghindari kontak fisik dengan orang lain, terutama kontak dari koreng yang muncul akibat herpes.
Mencuci tangan secara rutin.
Mengoleskan obat antivirus topikal, misalnya acyclovir topikal, menggunakan kapas agar kulit tangan tidak menyentuh daerah yang terinfeksi virus herpes.
Jangan berbagi pakai barang-barang yang dapat menyebarkan virus, seperti gelas, cangkir, handuk, pakaian, make up, dan lip balm.
Jangan melakukan oral seks, ciuman atau aktivitas seksual lainnya, selama munculnya gejala penyakit herpes.
Khusus bagi penderita herpes genitalia, harus menghindari segala bentuk aktivitas seksual selama masa tersebut. Perlu diingat bahwa meskipun sudah menggunakan kondom, virus herpes tetap dapat menyebar melalui kontak kulit yang tidak terlindungi kondom.

Oleh karena itu, lindungi diri Anda dari sekarang dengan memiliki asuransi kesehatan. Selain menjadi upaya pencegahan, cara ini juga dapat meringankan beban biaya pengobatan bila terkena penyakit herpes ataupun komplikasinya.



Referensi
Grinde, B. (2013). Herpesviruses: Latency and Reactivation – Viral Strategies and Host Response. Journal of Oral Microbiology, doi:10.3402/jom.v5i0.22766.
Spear, PG. Longnecker, R. (2003). Herpesvirus Entry: An Update. Journal of Virology, doi:10.1128/jvi.77.19.10179-10185.2003.
World Health Organization (2017). Herpes Simplex Virus.
Anderson, W. Medscape (2018). Varicella-Zoster Virus (VZV).
Ayoade, et al. Medscape (2017). Herpes Simplex.
Family Doctor (2017). Herpes
Gill, K. Healthline (2015). What is Birth-Acquired Herpes?
Knott, L. Patient (2016). Herpes Viruses.
Krucik, G. Healthline (2016). Serum Herpes Simplex Antibody Test.
Taylor, S. Healthline (2017). Herpes Simplex.
WebMD (2016). Oral Herpes.
Share:

B-CARDIO

POM TR 183321731

Komposisi: Imperata Cylindrica, Centella Asiatica, Kaempferia Galanga, Morinda Citrifolia.

Manfaat:

Mengurangi keluhan sakit jantung.
Mencegah pembekuan darah.
Melancarkan sirkulasi darah.
Antioksidan yang hebat.
Meningkatkan kekebalan tubuh.
Share:

B-CHOLESTER

POM TR 183321251

Komposisi: Morinda Citrifolia, Senna Alexandrina, Imperata Cylindrica, Curcuma Xanthorizha.

Manfaat:

Menurunkan kolesterol.
Menurunkan LDL, meningkatkan HDL.
Menurunkan trigliserida.
Melancarkan sirkulasi darah.
Imunitas.
Share:

B-DIAB

POM TR 183322411

Komposisi: Imperata Cylindrica, Morinda Citrifolia.

Manfaat:

Mengurangi keluhan sakit diabetes.
Antioksidan yang hebat.
Nutrisi lengkap.
Meningkatkan kekebalan tubuh (imunitas)
Share:

Apa itu Synbiotic?

cdn-a.william-reed.com/var/wrbm_gb_food_pharma/...

Synbiotik adalah campuran bakteri baik (probiotik) dan serat (prebiotik). Sederhananya, serat adalah makanan bagi bakteri sehingga mereka dapat tumbuh kuat dan berkembang biak begitu mereka telah mencapai usus.

Tentang usus dan flora usus

Di usus Anda ada sekitar 100 triliun bakteri milik sekitar 1000 spesies / strain yang berbeda. Itu adalah sepuluh kali lebih banyak bakteri daripada jumlah sel dalam tubuh Anda, jadi dalam hal itu Anda sebenarnya lebih banyak bakteri daripada manusia. Bersama-sama, mikroorganisme ini menciptakan microbiome kita - dengan kata lain flora usus kita. Flora usus harus tetap stabil di antara orang dewasa yang sehat, namun, itu dapat dipengaruhi secara negatif oleh misalnya stres, penyakit, antibiotik, dan diet yang tidak sehat. Flora usus yang seimbang sangat penting untuk beberapa fungsi tubuh, misalnya, sekitar 70 persen dari sistem kekebalan tubuh kita terletak di usus.

Cara merawat bakteri usus

Flora usus yang sehat dan kesehatan yang baik secara umum bertumpu pada tiga pilar dasar - diet, olahraga, dan manajemen stres. Ketiga komponen ini terhubung, seperti misalnya olahraga teratur dapat membantu mengurangi stres, dan pikiran yang lebih tenang dapat membantu mempertahankan kebiasaan sehat. Pola makan yang bervariasi yang terdiri dari banyak buah dan sayuran harus menjadi dasar dari gaya hidup sehat. Bagi mereka yang menginginkan dorongan ekstra, menambah serat dan bakteri bisa menjadi alternatif yang baik.

Diet antiinflamasi

Agar bakteri usus baik kita berkembang, kita perlu memberi mereka makanan yang tepat. Diet yang terdiri dari banyak sayuran mentah dan buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, kacang-kacangan, serta mengurangi jumlah daging dalam makanan, memberikan fondasi yang sehat untuk flora usus Anda.

Latihan rutin

Gerakan harian dapat membantu kita mempertahankan berat badan yang sehat, menurunkan tingkat stres, dan itu juga dapat berkontribusi pada gaya hidup yang lebih sehat secara keseluruhan. 30 menit aktivitas fisik 5 hari seminggu di mana detak jantung dinaikkan dan kita menjadi hangat, adalah rekomendasi minimum untuk kesehatan umum.

Manajemen stres

Tidak ada berita bahwa kondisi mental kita dapat memengaruhi kesehatan fisik kita - terutama saat stres. Untuk mengelola masa-masa penuh tekanan dalam kehidupan, kita dapat menerapkan metode seperti perhatian, latihan relaksasi, dan berjalan di alam.

Suplemen makanan untuk usus

Untuk memperkuat flora usus, ini bisa menjadi alternatif yang baik untuk melengkapi diet dengan suplemen. Namun, diet sehat biasanya cukup dan harus diprioritaskan.

Share:

Follow Facebook

Bisnis Syariah & Sedekah

Featured post

Gejala Penyakit Liver Hepatitis B, Penyebab,Pengobatan dan Pencegahan

Hepatitis B dan C merupakan penyakit liver yang paling banyak ditemukan. Penyakit Hepatitis B adalah infeksi serius pada hati yang disebab...

Popular Posts

FOLLOW TELEGRAM